Terbang di atas angan, menelusuri khayalan di bawah garis keyakinan adalah upaya menembus cakrawala rasa yang seolah membabi buta di tiap getar kalbu seorang hamba.
Dalam pikiran ia menari, mengindap dalam denyut nadi, dan mengunci apa yang ada dalam isi mata hati.
Namun seolah ia sulit tuk bertepi bak diri terkunci di balik jeruji mimpi, kusadari bintang pun tak selamanya hadir dalam malam yg sunyi, seperti terik mentari yg akan redup lalu pergi bila bulan menghampiri.
Kau tahu apa yang ku maksud tadi? Yah, ialah senandung Cinta antara aku dan dirinya, yang terpisah oleh dinding keadaan, terbelah oleh garis keturunan, dan terhalang oleh tabir kehidupan.
Maka aku bertanya pada cakrawala, apakah serpihan rasa tak bisa menyuburkan benih asmara? Atau haruskah aku bertanya pada air mata kenapa ia sangat bersahabat dengan duka?
Dan seperti goresan garis khatulistiwa, Ku bentangkan segala kemampuan dan ku tutupi seluruh kekurangan lalu ku berkata " bila kau diciptakan sebagai selatan sedang aku zona utara, kucoba merayu tuhan geserlah hamba walau hanya di barat daya ".
Dalam selimut nestapa ku bercerita dengan dongeng realita ku berduka, biarlah puing rasa ini sirna terbakar cumbu api asmara, namun bisikan hati kecilku seolah berkata " kau adalah karang yang keras dan kuat dalam menghadapi terpaan halauan, maka hadapilah dengan do'a, usaha dan keyakinan bahwa tuhan pasti akan mengizinkan dengan penuh kemudahan, karena sejatinya khatulistiwa hanyalah simbol kata namun tata surya tetaplah berputar pada porosnya ".
Tekad semangat yang bersemayam amat mendalam, bersembunyi di balik tirai kegelis-ahan pun seolah muncul dengan perlahan beriring keyakinan menggusur dinding keputus asaan, diriku terbangun lalu kukatakan pada alam " hei tak semudah itu aku tenggelam dengan sampan keyakinan, dayung kesemangatan akan ku raungi lautan untuk bertepi pada hati sang pujaan ".
Garis takdir telah terukir, garis khatulistiwa memanglah ada tapi kasih dan cintaku bukan sekedar senda belaka tapi ia nyata meski dalam zona berbeda, aku dan dia adalah Khatulistiwa Cinta.
Sekian terimakasih 😊.
Teruntuk temanku semua yang sudah menyempatkan waktu untuk membaca tulisanku ini saya ucapkan terimakasih banyak dan bila ingin me-request DM aja lewat IG atau alamat email aku ya, oke sampai jumpa di coretan tinta selanjutnya 😊.
Wassalamualaikum wr wb.