Thursday, May 7, 2020

Nestapa Hati Dan Dusta sanubari

Tentang sebuah rasa yg membara dalam sanubari seorang hamba, berperang dg perangai dusta yg bersemayam lekat dalam jiwa, kepercayaan yg tumbuh seolah layu tehempas udara sandiwara, sejatinya mendung jarang sekali membohongi hujan. 
Namun, apalah arti hembus angin kasih sayangku lebih dulu datang dari tetesan air hujan. 
Pernah ku berharap bahkan bermimpi bahwa pelangi Indah datang tak hanya sekali namun abadi dalam tajuk suasana hati bertaburkan kasih dan cinta pada diri. 
Kadang aku terheran dengan buai kata Indah bak permata di dasar samudera namun realita yg ku tuai tak seindah bayang yang ukir dalam logika, bila memang manusia hanya mampu tuk berkata kumohon hindari janji belaka sebelum pergiku datang sebagai malapetaka. 
Nestapa hati tak bisa dipungkiri oleh dusta sanubariku sendiri bahwa aku masih menyayangi dan mencintaimu, kasih. 

1 comment:

Syair Mencintainya dalam Diam

أحببتها والصمت يحرق مهجتي ودموع عيني في الخفاء تسيلُ كم كنت أرجو أن أبوح بحبها لكنّ صوتي بالدجى مقيّلُ أرنو إليها من بعيدٍ خاشعًا والقلبُ يض...