Selayaknya sifat manusiawi, terkadang naluri mencintai adalah fitrah ilahi yang sulit dihindari oleh tiap insan yang sehat jiwa, pikiran dan hati. Sejauh apapun kau berlari untuk mencari ruang dirimu bersembunyi, jerat cinta akan selalu menghantui. Dan apa yang kau lakukan bila itu terjadi pada dirimu sendiri? Akankah kau hadapi dengan berterus terang mengungkapkan isi hati atau bersembunyi dalam diam sembari menahan pahit dan sakitnya terbakar api kecemburan yang datang bertubi-tubi, piihan ada di tanganmu sendiri, namun ternyata kau terlambat mengambil keputusan ini, kini dirinya tampak lebih berseri bahkan tersenyum sendiri bila notif berbunyi dalam genggaman jari.
Terkadang diriku berpikir itukah? Diakah sosok yang ia cari selama ini? Entahlah, firasatku seolah mengingkari bahkan rasa khawatir pun seolah sedang menyelimuti padahal ia yang menjalani semua ini. Mungkin ini adalah over dari ilusi halusinasi dalam gejolak hati yang ku pendam selama ini, menjalar ke semua lini bahkan akalku seolah berhenti berfungsi tertutup tabir cinta yang tidak kumiliki. Bisikan hati seolah ingin menyadari bahwa dirinya sedang terjerat manis janji, tertipu buaian suci padahal bahtera kecewa, patah hati, bahkan benci sedang ia naiki dan ia arungi semua ini dengan jiwa berseri. Tak tega kuasa hati, melihatmu nanti seperti apa yang kupikirkan saat ini, tidakkah kau berkaca dengan peristiwa lampaumu sendiri dengan mudah menaruh hati lalu bertepi pada pulau yang membahayakan dirimu sendiri dan mungkin hal sama akan kau alami, percayalah aku ingin datang menyelamati tapi perahu kecilku kau sendiri yang melubangi dan membiarkanku tenggelam di dasar palung patah hati. Tentu, menasehati orang yang sedang jatuh hati seperti melarang kafir memakan babi, itulah yang mungkin sedang terjadi.
Tahukah kau apa yang sedang ku alami? Pikiran, hati dan jiwaku seolah pergi saat mendengarmu bersanding dengan selain diri ini, dashyatnya perang dalam sanubari terdengar akal, lalu ia seketika tak berfungsi, detak jantung seolah berhenti, bahkan kaki lupa bagaimana caranya berdiri, hampir aku gila dan mati terlindas roda jalan pilihanmu ini.
Aku ingin menjadi seperti tali pada sepatumu yang kau ikat erat lalu berjalan bersamamu, aku juga ingin menjadi kaus pada kakimu yang dapat memberi kehangatan ketika dinginnya malam menyelimutimu, atau mungkin menjadi payung yang dapat melidungimu dari derasnya air hujan, sederas aliran darahku Ketika engkau berada di sisiku. sesederhana itu keinginanku hanya untuk berwaktu denganmu.
Entahlah, perlu berapa waktu untukku melenyapkan bayang senyummu yang tumbuh dan mekar dalam sanubari hatiku, kau pun tak perlu tau tentang apa yang kuceritakan pada Tuhanku saat keheningan malam menyatu dengan atmaku, namun semua itu seolah hanyalah tulisan bertintakan debu yang hilang terhempas angin, lalu sirna laksana senja yang lenyap saat gelap gulita dating menyapa.
Hei nirmala jiwa, mengapa kau berlayar dengan bahtera kekecewaan? tahukah kau ada sampan kecil yang ku simpan namun kupastikan dirimu aman dan berjalan di atas Samudra kebahagiaan. Sudahkah dirimu dibutakan oleh kerupawaan dan mengabaikan dirimu hanyut terbawa ombak kedustaan.
Wasanaku berkata padaku : ‘’ kau telah gila dan terlalu dewana kepadanya hingga syair iblis yang hina telah bertengger pada akal, jiwa dan mata lalu dirimu di butakan oleh dama cinta. Amarah, dendam , buruknya firasat telah bersemayam pada kalbu seorang insan yang malang di abaikan oleh sang kirana pujaan.
Terkadang, demi asa itu tetap tumbuh dan tak patah, ku anggap dirimu hanyalah objek fatamorgana atau karakter ilusi dalam dongeng legenda yang tak pernah ada di alam nyata.
Hanyalah do`a semoga bahteramu selamat sampai tujuan dan jauh seperti apa yang kubayangkan, kuyakin nahkodamu piawai membawamu terbang diatas gelombang kegermelapan indahnya kehidupan.
--------------------
Pesanku Cinta memanglah seperti lautan tak bertepi dan gada definisi yang paling mewakili oleh karenanya Cinta tidak bisa dipaksakan tapi bisa untuk dibiasakan hingga akhirnya ia tumbuh hingga mekar pada waktunya.
Sekian terimakasih.
Dan teruntuk temen yang menyempatkan waktu untuk membaca tulisan ku ini atau sekedar mampir pun matur nuwun sekali.
Kalau mau request DM aja lewat e-mail ku ya.
Semangat membaca, dan nantikan tulisanku di episode selanjutnya teman.
Bye salam coretan tintaku 😉
Wassalamualaikum wr wb.

Masya allah, mantapz pisaan
ReplyDeleteMaasyaaAllah mantapp syekaliiii.. smoga trs menginspirasii bnyak org ka🔥
ReplyDeleteMasyaAllah, semoga sehat" disana ya ka, serta kebahagiaan dan kebaikan selalu nyertaimu😊
ReplyDeleteCepet pulang ke Indonesia hihiii see u
Semangat ya kak semoga bisa terus memotivasi orang" Banyakkk✨
ReplyDeleteKek gak asing judulnya jadinya mampir sini
ReplyDelete👍👍
ReplyDelete